Perhelatan pameran seni "Barinting Exhibition 6.0 Huru-hara" yang diselenggarakan pada 27 hingga 30 Juni 2026 di Gedung Serbaguna Klandasan, Balikpapan, menjadi batu loncatan strategis bagi startup mahasiswa ITK, Shell E Merch. Berada dalam fase bisnis yang sedang bertumbuh, kehadiran tim wirausaha muda ini di ajang tersebut lebih difokuskan pada upaya pengenalan merek (brand awareness) kepada khalayak luas.
Sebagai bisnis yang mengusung konsep upcycling (daur ulang kreatif), Shell E Merch menyadari bahwa mengedukasi pasar adalah langkah fundamental. Dibandingkan mengejar volume penjualan yang masif dalam waktu singkat, tim memilih memanfaatkan pameran ini untuk memperkenalkan identitas bisnis mereka. Booth Shell E Merch dirancang sebagai ruang interaksi di mana pengunjung dapat melihat langsung inovasi lukisan dari material limbah dan pin estetik, sekaligus mendengarkan visi tim dalam menyulap barang bekas menjadi karya seni bernilai tinggi.
Strategi "jemput bola" untuk dikenal pasar ini membuahkan respons yang sangat positif. Interaksi tatap muka dengan para pengunjung pameran tidak hanya sukses menyebarkan nama Shell E Merch, tetapi juga memberikan feedback langsung yang sangat berharga bagi penyempurnaan produk ke depannya.
Melalui partisipasi aktif di Barinting 6.0 ini, Shell E Merch berhasil menanamkan pondasi pengenalan merek yang kuat di tengah ekosistem kreatif Balikpapan. Langkah ini menjadi investasi jangka panjang yang krusial bagi Shell E Merch sebelum nantinya bersiap melakukan eskalasi penjualan dan ekspansi pasar yang lebih besar.
Bangun Brand Awareness, Shell E Merch Perkenalkan Inovasi Daur Ulang di Ajang Barinting 6.0